Persembahan Persepuluhan

15 views

Persembahan Persepuluhan

Oleh

Eduar J. Moniyong

STT LETS

Dalam lingkungan Gereja, persembahan Persepuluhan ini jarang sekali dibahas. Para Pelayan yang terbiasa mengajarkan pola hidup para pelayan Tuhan yang memberi hidup, memberi segalanya bagi pekerjaan Tuhan, agak tabu meminta jemaat memberi persembahan, karena selalu diusahakan para pelayan Tuhan memberi habis-habisan untuk pekerjaan Tuhan sehingga jemaat kurang didorong memberi. Namun hal ini tidak sesuai dengan kebenaran firman Tuhan, karena baik jemaat maupun pelayan Tuhan seharusnya memberi segalanya kepada TUHAN yang telah memberi segalanya, bahkan nyawa-Nya sendiri di kayu salib untuk kita. Persembahan jemaat menggambarkan kasih dan cinta kepada TUHAN dan pekerjaan pelayanan. Persembahan juga membuka pintu berkat yang besar bagi jemaat Tuhan. Persembahan adalah hal yang sangat penting bagi TUHAN.

Maleakhi 3:8 (TB)  Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: “Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?” Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus!

Bangsa Israel dianggap menipu TUHAN ketika mereka tidak benar dalam memberi Persembahan Persepuluhan atau Persembahan Khusus, dengan cara mereka tidak memberi sama sekali, atau mereka memberi bukan yang terbaik (binatang yang cacat), atau memberi tidak sesuai dengan yang TUHAN ajarkan (Persepuluhan).

Imamat 27:30 (TB)  Demikian juga segala persembahan persepuluhan dari tanah, baik dari hasil benih di tanah maupun dari buah pohon-pohonan, adalah milik TUHAN; itulah persembahan kudus bagi TUHAN.

Sepersepuluh dari hasil yang kita peroleh adalah milik TUHAN, baik dari hasil tanah maupun dari ternak kita (Imamat 27:30-32), jika hasil dagang maka sepersepuluh dari keuntungan. Dari TUHAN kita menerima berkat dan sudah menetapkan 1/10 harus dikembalikan kepada TUHAN. Ketika kita menerima berkat, TUHAN berikan 1/10 tambahan untuk dikembalikan kepada TUHAN, untuk pekerjaan Tuhan, untuk hamba-hamba Tuhan. Memberi persepuluhan sebagai tanda kesetiaan dan ketaatan kepada TUHAN, mengembalikan titipan TUHAN, tidak memberi persepuluhan berarti mencuri milik TUHAN.

Maleakhi 3:10 (TB)  Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.

Begitu pentingnya persembahan Persepuluhan sehingga firman Tuhan menantang untuk menguji TUHAN. Jika setia melakukan maka TUHAN akan membuka tingkap-tingkap langit mencurahkan berkat yang luar biasa berkelimpahan. Sebaliknya jika mengabaikan persepuluhan berkat TUHAN tertutup. Persepuluhan diserahkan ke rumah Tuhan agar ada persediaan makanan di rumah Tuhan bagi hamba-hamba Tuhan dan kebutuhan pelayanan, baik untuk operasional pelayanan maupun untuk hamba-hamba Tuhan.

Ada yang berpendapat bahwa persembahan Persepuluhan ini adalah perintah Perjanjian  Lama, saat ini tidak berlaku lagi. Namun Tuhan YESUS sendiri mengajarkan  tidak ada satu iota (titik) dari Hukum Taurat/ firman Tuhan yang dibatalkan (Matius 5:18). Ada juga yang berpendapat yang penting memberi dengan rela dan segenap hati, jumlahnya tidak perlu 10%. Namun demikian kalau melihat persembahan bangsa Israel, Persepuluhan adalah salah satu dari antara persembahan bangsa Israel, selain Persepuluhan mereka juga memberi Persembahan Khusus, Buah Sulung, dan lain-lain. Persepuluhan adalah persembahan minimal untuk bangsa Israel belajar takut dan hormat akan TUHAN (Ulangan 14:23). Justru kalau benar-benar dengan hati kita akan memberi lebih dari 10%.

Puji Tuhan mari kita belajar takut dan hormat akan TUHAN dengan setia memberi untuk TUHAN.

Referensi:

Alkitab. (2014). Mal 3 : 8-10. Jakarta : Lembaga Alkitab Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Please Contact STT LETS...!